You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Taba Pasmah
Desa Taba Pasmah

Kec. Talang Empat, Kab. Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu

Selamat datang di website Sistem Informasi Desa Taba Pasemah, Kantor Desa membuka pelayanan publik pada hari Senin - Jumat pukul 08 00. WIB s.d 15.00 WIB

TRADISI MALAM QUNUT SETIAP MALAM 16 RAMADHAN DI DESA TABA PASMAH

Friti Sulastri 15 Maret 2025 Dibaca 407 Kali
TRADISI MALAM QUNUT SETIAP MALAM 16 RAMADHAN DI DESA TABA PASMAH

Taba Pasmah, 15 Maret 2025 - Masyarakat Desa Taba Pasmah, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, memiliki tradisi setiap menyambut malam 16 Ramadhan. Tradisi ini biasa disebut juga sebagai malam qunut. Pada malam ini, setelah sholat tarawih dan witir berjamaah dilanjutkan dengan tahlilan dan doa bersama di masjid Al-Jannah. Warga dengan suka rela bergitong royong menyiapkan kue sebagai makan-makanannya.

 

Malam qunut itu tradisi yang berlangsung di setiap malam ke 16 di bulan Ramadhan dan selalu dilakukan tiap tahunnya. Hal ini dirayakan masyarakat setempat sebagai bentuk rasa syukur karena telah sampai pada pertengahan bulan suci ramadhan dan mempererat tali silaturahmi masyarakat. Tradisi malam qunut ini masih terus dilakukan oleh masyarakat Taba Pasmah sampai saat ini.

 

Selain sebagai ajang berbagi makanan, qunutan juga memiliki sudut pandang spiritual. Dalam tradisi ini, umat Islam dianjurkan membaca doa qunut saat shalat tarawih, yang diyakini sebagai doa penolak bala. Hal ini didasarkan pada pemahaman bahwa 15 hari terakhir Ramadhan penuh dengan ujian dan godaan yang dapat mengganggu kekhusyukan dalam beribadah. Oleh karena itu, membaca doa qunut diharapkan dapat memberi keteguhan hati bagi mereka yang menjalankan puasa.

 

Selain itu, qunutan menandai dimulainya bacaan surat baru dalam shalat tarawih, yakni dari Surah Al-Qadr. Surah Al-Qadr dipilih sebagai bacaan pertama setelah qunutan, mengingat malam-malam berikutnya diyakini sebagai waktu turunnya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image